Dan entah ini sudah detik keberapa aku merindukanmu, jemariku masih
terlalu asik menulis tentangmu,tidak pernah bosan. Masih sering
mengingatmu, masih tetap mencintaimu. Mencintai sesorang yg sudah bukan
milikku lagi, bukan hakku lagi. Mencintai dan merindukan seseorang yg
sudah menjalani harihari dan dunia baru dengan orang lain.
Aku terlalu
mencintaimu, sesampainya aku lupa akan diriku sendiri, tentang siapa
aku;masa lalumu. Padahal sudah jelas dia memilih orang lain, bukan aku.
Memilih pergi dengan wanita baru itu. Kenangan kita terlalu
banyak,sayang. Tapi kamu tidak usah khawatir, rsa cintaku yg berlebih
ini tidak akan merusak hubunganmu dengan wanita baru itu, kebahagiaanmu
yang selalu ingin kusaksikan. Aku akan selalu mendoakan kebahagiaanmu,
aku akan merelekanmu jika wanita itu bisa memberi kebahagiaan yang nyata
lebih dari yang aku beri dulu. Aku tidak ingin menyaksikan kamu
tersakiti(lagi).
Kamu harus bahagia, harus!. Luka yang aku rsakan skrng
mungkin belum ada apa-apanya dengan luka yang aku beri dlu ke padamu,
saya menyesal, beribu maaf selalu saya tuturkan dari lisan ini. Sudah
banyak yg datang lalu pergi, tapi rasa itu masih saja tetap memihak
kepadamu. Untuk wanita pilihan mantan kekasihku; aku titip dia kepada
kamu yg harus bisa lebih membahagiakan dia, aku mohon jangan pernah kamu
lukai hatinya, ciptakan senyum bahagianya setiap hari, senyum bahagia
dia memilkimu, bukan senyum palsu dia memilikimu, aku akan ambil dia
kembali jika kamu berani menyakiti dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar