Kamis, 28 November 2013

Rasa itu enggan pergi

Sudah sebelas minggu aku tak lagi bersamamu, tak lagi menemani hari-harimu, berhenti menjadi bagian dari hidupmu,tapi aku tidak pernah berhenti mencintaimu aku hanya berhenti memperjuangkanmu.  sebelas minggu yang lalu aku memilih pergi dan mungkin tidak akan pernah pulang lagi pada hatimu.
         Entah sudah berapa banyak pria yang datang dan pergi menawarkan cintanya semenjak tak lagi bersamamu, mereka selalu bilang “Aku tidak akan menyakitimu seperti dia,aku janji” tapi hati ini enggan sekali membuka hati untuk yang lain, sudah aku kunci hatiku ini hanya untukmu sejak berbulan-bulan lamanya. Aku masih ingin menikmati kesendirianku, mereka pria yang datang aku yakin mereka datang hanya untuk pergi, mungkin itu perasaan sesaat bukan;cinta.
       Sampai detik ini aku selalu ingin tau kabarmu, entah ini sudah detik keberapa aku mengingat dan merindukanmu, walaupun kita(aku dan kamu) sudah benar-benar lepas. Kamu sedang sibuk degan penggantiku sekarang,sedang menikmati duniamu dengan penggantiku;aku rela. Semoga memang dia mampu melakukan tugas-tugasku dulu,tugasku membahagiakanmu. Untuk kamu;wanita pilihan mantan kekasihku,tolong bahagiakan dia,jangan pernah kamu sedikit saja menggoreskan luka di hatinya,kamu harus berhasil mengobati semua lukanya. Aku tidak pernah mengusik kehidupanmu sekarang, aku sadar aku hanya masa lalumu;“maybe true your happiness with her is not with me”. Aku berusaha mencari banyak kesibukan sampai aku tak ada lagi celah waktu untuk aku mengingatmu, but sorry I cannot do it… kamu terlalu bersilau,kamu sudah merampas banyak waktuku, waktuku untuk mencintai merindukan dan mengingatmu;aku lelah.
        Rasa ini memang selalu ada, tapi aku tidak ingin kamu kembali, aku tidak pantas untuk kamu, aku yang tidak bisa mengerti keinginan dan egomu. Setiap malam sesudah belajar dan mengerjakan PR, selalu aku sempatkan untuk bercengkrama dengan laptopku, dan menulis semua tentangmu dengan ketikan jemariku.  Jemariku bisa menulis apa saja, semua tentangmu;tentang kita. Aku hanya mengikuti alur cerita dan permainanmu,unik. Di sini memang masih aku yang mengalami kesakitannya. Terkadang aku muak dan bosan dengan semuanya, lelah dengan semuanya, drama yang tidak pernah ada endingnya. Tapi rasa ini yang membuat aku menikmati semuanya, sudahlah biarkan semua berjalan dengan sendirinya, entah kapan bisa aku membuka hati untuk yang lain,entah kapan aku bisa melupakan,berhenti memikirkanmu dan mencintaimu. Yang aku tau rasa ini tercipta untukmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar