Rabu, 27 November 2013

Maaf, aku harus pergi

Berbulan-bulan kita lewati semuanya, berjuta kata yang telah terlantur dari lisan kita, dan masih banyak angan dan janji yang belum sempat kita lewati dan tepati. Jatuh bangun kita memperjuangkan dan mempertahankan semuanya, tapi mereka mematahkannya begitu saja, sudah terlalu banyak kenangan indah yang kita lewati, semuanya bukan hanya sekedar terminal yang hanya untuk singgah lalu pergi. Mereka yang tak mengerti dengan cinta dan perjuangan kita. Susah payah kita berusaha untuk tidak berhenti bertahan, tidak berhenti mencintai, tidak berhenti untuk saling percaya, tapi tepatnya seminggu yang lalu, aku memutuskan untuk pergi, aku melakukan ini karna aku ingin melindungimu dari mereka, bukan berati aku berhenti untuk mencintaimu. Awalnya aku kira, keputusan yang aku ambil ini salah, tapi dengan dipisahkannya kita sekarang aku tau topeng tebal yang kamu tutupi selama ini, cinta yang kamu bilang tulus itu hanya lewat di hidupmu. Kamu lebih cepat menghilangkan rasa itu dari pada aku, kamu lebih bisa melupakan kita, iya tepatnya kenangan kita. Aku berusaha semampuku untuk membahagiakanmu, namun usahaku kau anggap berlebihan,tidak ada harganya sama sekali, kamu hanya melindungi perasaanmu tanpa kamu memikirkan bagaimana sakitnya aku untuk melepaskannya. Pesan singkatmu dlu, lisanmu yang manis dan perbuatanmu yang selalu ingin membuatku tidak bisa berhenti mencintaimu, tapi itu dlu jauh sebelum kita pisah. Aku sangat merindukanmu, merindukan kita. Kamu tidak pernah tau bagaimana aku berusaha untuk melepasmu dan karna memang kamu tidak ingin tahu akan hati ini. Sosok kamu yang dlu aku banggakan sekarang dengan mudah dan pergi sambil melambaikan tanganmu seakan kita tidak pernah terjadi apa-apa. Sekarang cinta diantara kita telah pudae kamu sendiri yang menghilangkannya. Aku ingin semuanya kembali seperti pertama kenal, bukan keadaan ini yang aku harapkan, aku terlalu bodoh jika aku masih bersikeras untuk tetap mencintaimu. Biarkan aku lewati kehidupanmu sendiri, tanpa kamu aku bisa, bisa lewati semuanya. Yg indah itu ga selamanya abadi, ini kenyataan semuanya telah hilang dan lenyap. Aku menangis, bukan berarti aku cengeng, tapi hanya dengan ini aku bisa menyampaikan rasa sakitku. Dengan tulisan ini sepertinya semuanya sudah jelas. The best couple itu sudah tidak ada untuk kita, yang tersisa hanya aku, kamu dan kenangan. Aku ingin tahu kekasihmu kelak yang dapat menggantikan posisi aku.entah siapa yang pasti dia harus bisa membahagianku lebih dari aku. Maaf aku harus pergi. Selamat! Tanpa aku duniamu pasti jauh lebih indah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar