Ingatkah kau kemarin? Saat kata cinta itu pertama kali keluar dari
lisanmu, ingat? Atau sudah tenggelam kau lupakan? Tenggelam bersama
kesenanganmu sekarang,tenggelam bersama duniamu sekarang. Kau yg
menawarkan rasa sayangmu sendiri, kau yang mendekatiku, menerbangkan aku
dengan rayuanmu, aku ckup bodoh. Aku mudah sekali untuk terbius mulut
mautmu. Kau yang mengikatnya tapi justru kau sendiri yang melepaskannya.
Selama kita bersatu dalam satu ikatan hubungan, aku rasa aku sendiri
yang berjuang. Awalnya memang sikapmu manis, tapi dengan berjalannya
waktu,semakin kita mengenal kita semakin jauh. Aku jatuh ke lubang yang
sama lagi, lubang busuk yang aku rasakan kemarin sebelum dengan kamu.
Aku sendiri tidak mengerti, tidak ada pengkhianatan,tidak ada
pertengkaran,tidak ada masalah tapi tibatiba kamu bilang "putus". Dengan
alasan bodohmu yang tidak logis, setelah kata itu keluar, kau langsung
memutuskan semuanya, lostcontact.
Aku sakit(?) Apa kamu peduli? Selang
bisa dihitung hari kamu menggandeng wanita baru dengan senyumanmu tanpa
dosa. Memamerkan hubunganmu di akun twittermu, aku baca, aku baca
semuanya. Lisan manismu dengan wanita itu sama persis dengan yang kamu
lakukan kemarin denganku. Keadaan ini tidak pernah aku terfikirkan
sebelumnya. Aku sakit,Aku jatuh,aku tenggelam dalam bayang-bayangmu,aku
berusaha bangkit sendirian,sedangkan kamu tertawa dengan dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar