Kamis, 28 November 2013

Tak pernah terfikirkan sebelumnya

          Ingatkah kau kemarin? Saat kata cinta itu pertama kali keluar dari lisanmu, ingat? Atau sudah tenggelam kau lupakan? Tenggelam bersama kesenanganmu sekarang,tenggelam bersama duniamu sekarang. Kau yg menawarkan rasa sayangmu sendiri, kau yang mendekatiku, menerbangkan aku dengan rayuanmu, aku ckup bodoh. Aku mudah sekali untuk terbius mulut mautmu. Kau yang mengikatnya tapi justru kau sendiri yang melepaskannya. Selama kita bersatu dalam satu ikatan hubungan, aku rasa aku sendiri yang berjuang. Awalnya memang sikapmu manis, tapi dengan berjalannya waktu,semakin kita mengenal kita semakin jauh. Aku jatuh ke lubang yang sama lagi, lubang busuk yang aku rasakan kemarin sebelum dengan kamu. Aku sendiri tidak mengerti, tidak ada pengkhianatan,tidak ada pertengkaran,tidak ada masalah tapi tibatiba kamu bilang "putus". Dengan alasan bodohmu yang tidak logis, setelah kata itu keluar, kau langsung memutuskan semuanya, lostcontact.
          Aku sakit(?) Apa kamu peduli? Selang bisa dihitung hari kamu menggandeng wanita baru dengan senyumanmu tanpa dosa. Memamerkan hubunganmu di akun twittermu, aku baca, aku baca semuanya. Lisan manismu dengan wanita itu sama persis dengan yang kamu lakukan kemarin denganku. Keadaan ini tidak pernah aku terfikirkan sebelumnya. Aku sakit,Aku jatuh,aku tenggelam dalam bayang-bayangmu,aku berusaha bangkit sendirian,sedangkan kamu tertawa dengan dia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar